Malu aku ceritakan cinta
Karna aku tak sepandai ayah
Yang mampu dapatkan wanita seperti bunda
Yang aku dapat hanyalah sampah
Sampah yang mampu tebar pesona
Terbuai aku olehnya
Termakan oleh segala dusta
Kau seperti membunuh jiwaku
Perlahan meracunku dengan kepalsuanmu
Kenapa kau tak kau bunuh saja ragaku
Kau terkam saja tubuhku
Biarkan aku mati di tanganmu
Ingin ku mati rasanya
Namun tuhan pasti tak izinkan aku ke surga
tak masalah bagiku singgah di neraka
Jika disana tak ada dusta
Aku benci semua kepalsuan
Aku tak suka akan kebohongan
Aku bukan binatang peliharaan
Yang seenaknya dapat kau perintah
Aku adalah binatang liar yang ingin menikmati kehidupan
Namun bukan hidup dalam kebodohan
--arief dennisyah--
Tidak ada komentar:
Posting Komentar