aku berlari kian menjauh
namun bayangmu kian mengikutiku
kuharap bayangmu terhenti
menyerah untuk hasudku lagi
ku tahu kau telah menghilang
tapi bayangmu tak kunjung beranjak
pikirku kian menancap
akan hadirmu dalam ilusiku
cerita lalu jelas tek kuharap lagi
namun mengapa kenangan ini seolah terputar lagi
kau hadir kembali dalam halusinasi
khayal pahit hidup ini
--arief dennisyah--
Tidak ada komentar:
Posting Komentar