relung hati kini terasa tersakiti oleh diri sendiri
mungkin ini memang jalanku yang telah salah ku pilih
biarkan!!!
biarkan!!!
biarkan!!!
jalanku memang penuh dengan ujian
hentak kaki seketika berhenti
menghayati rasa sakit ini
akankah terus seperti ini
jalanku bukan yang ku ingini
menatap ke belakang memberi luka
berjalan ke depan takut akan duka
mungkinkah ku tetap diam dalam kesendirian
berharap tak akan menambah pahitnya jalanku
berdiri, berjalan, bahkan berlari
berlari menangis!
tangisan dua arti
takut akan kesakitan
berlari menyongsong masa depan
rasa takut ini kini ku terjang
berlari selangkah menjenjang
biarkanku bertahan dalam pelarian
pelarian yang selalu ku harapkan
--arief dennisyah--
Tidak ada komentar:
Posting Komentar